Oleh: malieq | 22 Juli 2009

KALENDER AKADEMIK 2009/2010

Pengakuan legal terhadap keberadaan konselor sekolah  di Indonesia yang ditetapkan dalam UU no 20 /2003 dalam pasal 1 ayat 6 dinyatakan bahwa konselor sebagai salah satu kualifikasi pendidik. Pengakuan legal atas keberadaan konselor dalam sistem pendidikan nasional merupakan puncak keberhasilan dalam profesi. Pengakuan ini semestinya ditindaklanjuti dengan melakukan standarisasi profesi, agar keberadaan konselor di sekolah menjadi lebih baik dan diakui baik secara vertikal maupun horizontal

( teman sejawat ). Baca Lanjutannya…

Oleh: malieq | 27 Februari 2009

dsc_0023-edit

MENDIDIK DENGAN MENDENGARKAN

Kondisi percepatan teknologi yang mengakibatkan setiap anak mampu untuk mendapatkan teknologi secara murah dan mudah, bila anak tidak mempunyai basis pendidikan rumah yang cukup kuat akan berdampak pada konsep kepribadian dalam diri anak. Pembentukan satuan tata nilai dalam pribadi setiap anak dalam keluarga sangat penting untuk diberi penguatan-penguatan dengan bukti nyata dalam kehidupan masyarakat , sehingga anak mampu mempunyai kepribadian kuat dan benar untuk mengambil keputusan dalam menjalani hidup. Baca Lanjutannya…

Oleh: malieq | 27 Februari 2009

PETA PIKIRAN

. Pendahuluan
Pada dasarnya, semua anak kreatif, orang tua dan guru hanya perlu menyediakan lingkungan yang benar untuk membebaskan seluruh potensi kreatifnya. Di dalam pendidikan anak usia dini, orang tua dan guru bukanlah pengajar. Orang tua dan guru diharapkan memberikan stimulasi pada anak, sehingga terjadi proses pembelajaran yang berpusat pada anak.  Baca Lanjutannya…

Oleh: malieq | 11 Desember 2008

INDAHNYA PANTAI GRENEHAN GUNKID

Kekuasan Alloh, haruslah kita pelajari untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh. Tadabur alam menjadi wahana untuk lebih melihat kekuasaanya. Selasa 9 Desember 2008  mencoba untuk Tadabur Alam di Pantai Grenehan Saptosari, Gunung Kidul.  Setelah melakukan rihlah dakwah dan penyerahan hewan Qurban di dusun Pakel , Planjan, Saptosari Gunkid yang lokasinya berdekatan dengan pantai Ngrenehan dan Ngobaran, seluruh tim yang berjumlah 11 orang melanjutkan touring Tadabur Alam ke pantai. Subhanallloh  sungguh indah pantai ini dan ikannya banyak. Akhirnya saya pulang dengan membawa ikan layur sebagai oleh-oleh yang dirumahdsc_03544

Oleh: malieq | 29 November 2008

MEMILIH PERGURUAN TINGGI

ugmupload

Bagi anak yang sudah mengetahui apa bakat dan minatnya dan terbiasa mengambil keputusan sendiri, tidak banyak mengalami kendala dalam memilih jurusan. Masalahnya di masa ini banyak siswa SMA yang sulit ambil keputusan karena tidak tahu apa bakat dan minatnya, dan banyak yang belum menemukan potensi dirinya, tidak terbiasa mengambil keputusan sendiri bahkan untuk hal-hal yang terkait dengan kepentingannya, sehingga bingung ketika harus memilih jurusan dan perguruan tinggi. Belum lagi gaya ikut-ikutan teman agar ketika kuliah sudah memiliki teman yang telah dikenal, atau juga karena mengikuti pacar.

Baca Lanjutannya…

uopload-mgpaDinas pendidikan kota Yogyakarta dalam rangka untuk meningkatkan profesionalitas Guru Bimbingan dan Konseling mengadakan workshop kurikulum tingkat satuan pendidikan. Kegiatan ini bagi guru Bimbingan dan Konseling lebih di fokuskan dalam mengembangkan perangkat Bimbingan dan Konseling dalam jalur pendidikan formal dengan mengacu Rambu-rambu penyelenggaraan Bimbingan Konseling dalam jalur pendidikan formal. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Bapak Drs. H. Syamsury, MM. Kegiatan yang di pandu oleh Bapak Rochmat dari bagian kurikulum Dinas Pendidikan kota Yogyakarta ini dilaksanakan selama tiga hari dari Tanggal 20 – 22 November 2005 bertempat di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta, diikuti oleh 20 Guru Bimbingan Konseling SMA Di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini menghasilkan rumusan Program kerja sederhana menurut Rambu-rambu Penyelenggaraan dalam jalur pendidikan formal serta mengembangkan checklist need assessment dari aspek kemandirian siswa.

SILAHKAN DI DOWNLOAD DISINI  CHEK LIST NEED ASSESMENT

Oleh: malieq | 24 November 2008

Guru ( dlm renungan hari Guru 25 Nov 2008 )

Waktu kecil, kira-kira seusia anak TK, selain senang bermain rumah-rumahan dan dokter-dokteran, saya juga hobi bermain guru-guruan. Dan dengan memanfaatkan otoritas saya sebagai seorang kakak, saya segera menemukan ‘murid’ pertama saya, yakni adik saya sendiri. Satu-satunya ‘murid’ yang benar-benar hidup diantara ‘murid-murid fiktif’ yang tak lain adalah boneka-boneka saya.

Saya sangat menikmati ‘peran’ saya sebagai guru. Berpura-pura mengajarkan huruf-huruf, berhitung, bernyanyi dan menggambar. Memberikan kertas ’soal ujian’ yang sebenarnya hanyalah kumpulan kertas-kertas bekas, membagi-bagikannya pada seluruh ‘murid’ (termasuk murid-murid figuran saya itu), mengumpulkannya kembali dan ‘menilainya’ satu per satu. Menirukan dan membayangkan diri saya sebagai seorang guru adalah sebuah hal yang begitu mengasyikkan. Sebuah profesi hebat yang juga pernah terbersit di benak, salah satu cita-cita saya ketika itu.

Baca Lanjutannya…

Oleh: malieq | 24 Mei 2008

Sukses di Masa Puber

SUKSES DIMASA PUBER

“Ani seorang remaja putri yang sedang tumbuh dan berkembang, dia merasa aneh dengan dirinya sendiri yang banyak perubahan. Perubahan dalam dirinya membikin dia tidak percaya diri untuk bergaul dengan lingkungannya. Kesehariannya diliputi dengan keinginan untuk menyendiri karena merasa asing dengan dirinya terutama kondisi fisiknya yang banyak perubahan yang menurutnya aneh”.Kejadian Ani adalah salahsatu perwakilan dari banyak remaja yang sedang menapaki fase Puber. Masa remaja adalah sebuah fase yang memberikan banyak peluang untuk mendapatkan pengalaman yang baik dan buruk, dimana dalam kondisi merasa sudah dewasa walaupun sesungguhnya kadang cara berpikirnya masih sangat labil dan minimnya pengalaman hidup tentang sebuah keputusan hidup. Perkembangan fisik dan psykhis yang masa remaja ini memberikan pengalaman baru bagi remaja dalam menelusuri hidup dan menyelesaikan tugas-tugas perkembangannya. Baca Lanjutannya…

Oleh: malieq | 25 Agustus 2007

5 KIAT MENGEMBANGKAN HARGA DIRI YANG RENDAH

Harga diri merupakan katalisator untuk mempertahankan cahaya batin yang dapat menciptakan kondisi lingkungan eksternal yang kondusif bagi pengembangan pribadi. Melalui harga diri inilah kita dapat membedakan diri kita dengan orang lain dengan kata lain harga diri digunakan sebagai parameter untuk menilai/membedakan diri kita dengan orang lain dalam hal penghargaan terhadap keunikan penampilan fisik, kemampuan intelektual, kecakapan pribadi, dan kepribadian. Baca Lanjutannya…

Kategori